Selasa, 18 Oktober 2016

WASPADALAH BUNDA...!!! Ibu Menyusui yang Banyak Mengonsumsi Gula Berakibat  Dampak pada Anak

WASPADALAH BUNDA...!!! Ibu Menyusui yang Banyak Mengonsumsi Gula Berakibat Dampak pada Anak





Menyusui merupakan sebah transfer zat makanan yang dikonsumsi ibu untuk diberikan pada anak-anaknya melalui ASI. Tidak hanya zat-zat pembangun yang berguna bagi tubuh, jika ibu memeakan sesuatu yang kadar gizinya tidak berimbang, hal ini juga pasti akan mempengaruhi kesehatan bayi itu sendiri.

Salah satu bagian yang kandungan dalam makanan yang rawan dikonsumsi berlebihan adalah gula. Ibu yang menyusui cenderung menyukai makanan yang manis-manis. Apakah hal ini juga akan mempengaruhi bayi, terutama pada kesehatan giginya? Jawabannya, ya.

Jika dibandingkan antara bayi yang mengonsumsi susu formula dan bayi ASI, memang kerusakan gigi terjadi lebih besar pada bayi dengan susu formula. Namun, menurut Australian Breatfeeding Association di situs livestrong.com, bayi ASI juga dapat mengalami kerusakan gigi bila ibu mengonsumsi gula secara berlebihan—yang tersalur melalui ASI.

Kandungan gula pada ASI akan menaikkan level gula darah bayi. Sistem pencernaan bayi yang amsih berkembang belum dapat memecahkan senyawa gula seefisien tubuh orang dewasa.

Ibu yang menyusui bayinya lebih dari 6 bulan hendaknya selalu menjaga pola makan yang sehat dan berimbang. Pada penelitian diatas, juga ditemukan bahwa anak yang disusui lebih dari 1 tahun memiliki kecenderungan mengalami kerusakan gigi, meski tidak sebesar presentase anak dengan susu formula.

Sejenis jamur mudah berkembang di mulut bayi yang mengonsumsi kandungan gula yang cukup tinggi. Keadaan mulut yang lembab dan gelap, dan asam karena kandungan gula, akan mempercepat perkembangbiakan jamur ini. Jadi, bagi para ibu, perhatikan pola makan Anda agar bayi juga senantiasa terjaga kesehatan giginya.

Oleh: Zurriat Nyndia


loading...

Related Posts

WASPADALAH BUNDA...!!! Ibu Menyusui yang Banyak Mengonsumsi Gula Berakibat Dampak pada Anak
4/ 5
Oleh