Sabtu, 01 April 2017

Resep Palumara Khas Indonesia Bagian Timur Makasar

Resep Palumara Khas Indonesia Bagian Timur Makasar





Dalam bahasa Makassar, ulu juku' berarti kepala ikan. Sedangkan palumara mengacu pada makanan berkuah. Ada lagi satu makanan berkuah populer di Makassar, namanya palubasa. Tetapi, palubasa bersantan dan rasanya lebih machtig, sedangkan palumara encer segar.

Palumara adalah masakan khas Makassar – artinya: bukan masakan khas Bugis, Pangkep, atau daerah-daerah Sulawesi Selatan lainnya. Sekalipun juga jamak disajikan dengan potongan daging ikan beserta tulangnya, tetapi yang paling populer adalah yang dibuat dari kepala ikan – khususnya kepala ikan kakap merah ukuran besar. Mungkin karena lemak dan tulang muda di bagian kepala ikan membuat kuahnya yang encer menjadi sedikit lengket-lengket.

Agak sulit melacak sejarah masakan palumara ini. Tetapi, rata-rata orang berusia lanjut di Makassar sudah mengenal masakan ini sejak mereka masih kecil. Dapat dipastikan, palumara bukanlah masakan kreasi baru.

Teriknya cuaca di Makassar membuat palumara sangat tepat disantap di tengah hari. Kesegarannya – karena rasa asam yang dihadirkan oleh tomat dan asam jawa – sangat melegakan. Hint rasa gurihnya yang tipis cantik diperoleh dari kemiri. Karena tidak dimasak dengan santan, kuahnya terasa ringan, segar, dan nyaman untuk mendinginkan suhu tubuh. Penggunaan serai dan daun kunyit pun membuat sajian ini semerbak harum.


Dibanding dengan masakan-masakan gurih khas Makassar dan Bugis – seperti coto, konro, dan palubasa – palumara lebih mudah disukai segala usia. Bila ingin pedas, tinggal menambahkan sambal – khususnya sambal mangga – yang membuatnya lebih mengesankan.

Kepala ikan kakap yang dimasak pun ikut mengayakan nuansa kaldu ikan dalam kuah segar ini. Di samping itu, tingkat keempukan daging ikan berlemak di antara tulang-tulang kepala ikan membuatnya sangat asyik "dipreteli" dengan jari-jari tangan, dan kemudian diisap-isap bumbunya yang sudah melekat.

Sayangnya, popularitas palumara ulu juku’ belum cukup kuat menembus kota-kota besar Indonesia lainnya. Kalau coto dan konro sudah me-nasional sebagai hidangan khas Makassar, saya sangat yakin palumara ulu juku' dalam waktu dekat ini akan merebut hati dan lidah masyarakat Indonesia. Khususnya karena semangat hidup sehat melalui makanan lezat dan sehat pun semakin menggejala di Indonesia. Ikan sebagai sumber protein yang baik, dimasak dengan bahan-bahan segar tanpa lemak, pastilah akan menjadi alternatif makanan sehat yang mencerdaskan bangsa.

Pernah dengar nama Palumara? Ini adalah masakan khas Makasar yang bahan utamanya dari ikan. Mirip dengan garang asem, menu ini bisa jadi andalan jika kamu dan keluarga suka rasa asam-asam segar. Bumbunya juga sederhana, yuk coba buat di rumah.

Bahan-bahan:

8 ekor ikan merah (bisa diganti ikan apa saja seperti kakap, bandeng, atau mujair)
2 sdm minyak wijen
1 batang serai, memarkan
2 sdm air asam 
3 buah tomat merah
1 buah cabai merah besar, iris tipis
1 genggam kemangi

Bumbu halus:

3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
2 cm kunyit
gula dan garam secukupnya
air secukupnya

Cara membuat:

Lumuri ikan dengan minyak wijen.
Tumis bumbu hingga harum. Masukkan serai, air asam dan cabai. Tumis bumbu hingga matang.
Tuang air secukupnya dan masak hingga mendidih. Masukkan ikan, tomat, gula dan garam.
Masak hingga ikannya matang. Terakhir masukkan kemangi. Aduk rata.
Jadi deh, palumara ikan khas Makasar yang segar dan sedap. Jika ingin pedas, bisa tambahkan cabai rawit.


copyright by Eat Like a Girl

loading...

Related Posts

Resep Palumara Khas Indonesia Bagian Timur Makasar
4/ 5
Oleh